PT. KMK Global Sport Menolak Anjuran Hasil Mediasi Disnakertrans Kabupaten Tangerang

MEGAPOLITANPOS.COM, Tangerang-PT. KMK Global Sport yang berada di jln. Raya Cikupa mas Raya, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten menolak anjuran dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tangerang, terkait dengan dugaan PHK sepihak yang di lakukan PT. KMK Global Sport Terhadap karyawannya, Yeni bagian Supporting For plant D2 ( k1 ). Hal ini disampaikan Sugiyanto, SH. sebagai kuasa hukum Yeni kepada awak media, Selasa (10/08/21).

Merasa diperlakukan secara tidak adil maka Yeni yang didampingi kuasa hukumnya, Sugiyanto, SH. dan rekan-rekan, mengadukan permasalahan ini ke kantor Disnakertrans Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten untuk mencari keadilan.

Menurut keterangan Sugiyanto, bahwa pada tanggal 4 Desember 2020, sdri. Yeni diduga dipaksa oleh pihak perusahaan untuk membuat surat pengunduran diri sebagai karyawan. Hal tersebut dilakukan dengan alasan bahwa Yeni dianggap telah melakukan kesalahan.

Lebih lanjut Sugiyanto, SH menjelaskan bahwa berdasarkan pengakuan Yeni, pada saat itu Yeni merasa dalam situasi tekanan, maka dengan terpaksa Yeni menandatangani surat pengakuan telah berbuat kesalahan yang disodorkan kepadanya dan saat itu juga dia disuruh membuat surat pengunduran diri.

Dalam proses mencari keadilan pun terus berlanjut, dengan didampingi kuasa hukumnya, Yeni mengadukan permasalahan ini kepada pihak Disnakertrans Kabupaten Tangerang.

“Karena tidak ada titik temu di tingkat Bipartit, maka kami mengajukan mediasi ke Disnakertrans Kabupaten Tangerang. Kemudian hasil mediasi Disnakertrans Kabupaten Tangerang telah mengeluarkan Surat Anjuran No 560/2224/Disnaker/2021, tertanggal 19 Juli 2021,” jelas Sugiyanto.

“Sementara isi dari surat anjuran dari Disnakertrans tersebut antara lain, menganjurkan agar hubungan kerja antara pihak perusahaan dengan Yeni masih tetap berlanjut, agar perusahaan memanggil pekerja (Yeni) secara tertulis untuk bekerja kembali, agar pekerja (Yeni) menyatakan secara tertulis bersedia untuk dipekerjakan kembali, agar perusahaan membayar upah pekerja (Yeni) selama masa tidak di pekerjakan dan agar kedua belah pihak memberikan jawaban atas anjuran tersebut selambat – lambatnya dalam jangka waktu 10 (sepuluh) hari kerja setelah menerima surat anjuran ini. Namun pihak PT. KMK Global Sport menolak ajuran dari Disnakertrans tersebut,” terangnya.

Selain itu salah satu kuasa hukum Yeni juga, Yohanes Saman, SH. berharap pihak perusahaan bersedia menerima anjuran dari Disnakertrans Kab. Tangerang tersebut, sehinggga permasalahan ini cepat selesai.

“Kami dari pihak pekerja berharap perusahaan mau menerima anjuran dari Disnakertrans Kab. Tangerang tersebut, agar masalah cepat selesai. Karena dalam proses pengunduran Yeni, menurut kami tidak sesuai SOP dan undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku saat ini,” harapnya.

Sampai dengan berita ini ditulis, pihak perusahaan belum memberikan jawaban saat ditanya melalui pesan WhatsApp, Senin 09/08/21.(Gus/Jhn/mp)