Diduga Ilegal, Usaha Olahan Oli Di Kota Tangerang Luput Dari Pengawasan

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang – Diduga Ilegal usaha oli luput dari pengawasan, di salah satu gudang Arcadia Kelurahan Batuceper, Kecamatan Batuceper Kota Tangerang, sebagai tempat olahan pemalsuan Oli bermerek.

Dari pantauan awak media di lokasi gudang olahan produksi diduga oli ilegal, Gudang Arcadia Batuceper, Kota Tangerang blok G/17, terdapat 1 unit mobil box berukuran besar yang di curigai sedang melakukan proses bongkar muat, disinyalir oli tersebut diproduksi di lokasi untuk penyulingan menjadi oli baru.

Salah satu Karyawan disekitar areal lokasi, Udin mengatakan. Kalau tidak salah itu gudang produksi, sudah lama beroperasinya, katanya.

“Terkait produksi Oli, saya tidak tau pak. setiap hari selalu ada yang datang mobil ukuran sedang dan besar, biasa bongkar dan muat barang. Tanya aja sama pemiliknya kalau tidak salah bos Lili,” ujarnya. Selasa (03/08/2021)

Sementara Pemerhati Lingkungan San Rodi menjelaskan. Setiap produksi gudang harus memiliki Izin Operasi Gudang, apabila produksi Oli maka Izin Intalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) harus dimiliki pemilik usaha, menurut PP No. 27 tahun 1999 badan usaha pun harus menempuh KA (Kerangka Acuan), ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan), RPL (Rencana Pemantauan Lingkungan), RPL (Rencana Pengelolaan Lingkungan). Agar bisa menjaga kegiatan dari dampak buruk lingkungan, jelas Kucay doang kerap disapanya.

“Dicek dulu apakah usaha oli tersebut mengandung limbah B3 atau tidak, lalu apa merek olinya, terdaftar apa tidak, apabila hanya numpang merek ternama apakah sudah ada izin dari perusahan bermerek tersebut, izin lingkungannya ada apa tidak,” ujarnya saat dihubungi via WhatsApp.

Kendati demikian, Apabila usaha oli tersebut tidak memenuhi syarat artinya perusahaan diduga ilegal, pasalnya jelas sudah tidak memenuhi Izinnya. Maka usaha tersebut bisa melanggar UU Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, UU Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen, UU 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas, Lanjutnya. Kamis (04/08/2021)

“Saya akan secepatnya suratin Ke Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Tangerang, untuk ke lokasi yang diduga usaha produksi olahan oli tersebut, agar dicek proses IPAL dan ANDALnya,” pungkas Kucay.

Sementara berita ini ditayang belum ada kutipan resmi dari pemilik dan instansi terkait, dengan adanya Dugaan Usaha olahan Oli Ilegal tersebut. (Al/Red/MP/TIM KJK)