PT MUTU Klarifikasi Statment Anggota DPRD Barsel Terkait Limbah Perusahaan

MEGAPOLITANPOS.COM (Buntok) – PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU) melalui External Relation & Land Acquisition Department Head, Bagus W Setiawan mengklarifikasi pemberitaan terkait statement Ketua Komisi I DPRD Barito Selatan (Barsel) H Raden Sudarto, S.H tentang keluhan masyarakat Desa Muara Singan terhadap limbah perusahaan batubara.

Bagus membeberkan, pada hari Jumat (18/6) melalui aplikasi Whatsapp, masyarakat Desa Muara Singan ada menghubungi perusahaan guna melaporkan kondisi sungai yang keruh pada lokasi di Jembatan 2 RT 09 Desa Muara Singan.

Kemudian, perusahaan melalui External Relation Department telah menghubungi Kepala Desa (Kades) Muara Singan, Randi S.Pd untuk merencanakan melakukan pertemuan dengan perangkat desa guna membahas masalah tersebut pada hari Senin (21/6) yang lalu.

Dalam pertemuan Senin (21/6) itu, disepakati akan dilakukan pengecekan sungai dan penyebab keruhnya sungai pada hari yang sama. Pertemuan tersebut dihadiri pihak PT MUTU, Kades, Ketua BPD serta tokoh masyarakat.

“Sungai yang terganggu bukanlah di Sungai Ayuh. Melainkan adalah Sungai Singan di jembatan 2 RT 09 Desa Muara Singan,” ucap Bagus, Kamis (15/7/2021).

Masih dikatakannya, hasil pengecekan kondisi Sungai Singan di jembatan 2 RT 09 Desa Muara Singan yang terganggu, diketahui bahwa penyebab keruhnya air sungai disebabkan adanya rembesan di dinding timbunan jalan angkut MUTU dan bukan berasal dari aktifitas penggalian batubara.

“Berdasarkan hasil pengecekan bersama dengan pihak Kades, BPD dan Ketua RT 09, MUTU menunjukkan bahwa telah dilakukan tindakan berupa pembangunan fasilitas penyaringan air atau SUMP 3 kompartemen,” katanya.

Hal itu bertujuan, sambung dia, untuk menyaring air rembesan tersebut guna mengurangi kekeruhannya sebelum dialirkan menuju ke anak sungai yang bermuara ke Sungai Singan.

Selain itu, selama proses finalisasi fasilitas penyaringan air, maka perusahaan akan memberikan bantuan air minum untuk 23 kepala keluarga selama 7 hari.

Kemudian untuk kelancaran akses bagi masyarakat sekitar, khususnya warga RT 09 Desa Muara Singan, perusahaan memberikan bantuan berupa dana dan fasilitas bahan bakar bagi alat berat dalam proses perbaikan jalan yang akan dilakukan.

“PT MUTU sebagai bagian dari masyarakat memiliki komitmen dan tanggung jawab sosial untuk tetap menjaga kelestarian alam dengan memastikan aktifitas pertambangan yang dilakukan. Tidak menganggu ekosistem lingkungan dan mengembalikan keadaannya seperti sedia kala,” terangnya.(Ade/Red/MP)