Ketua HIPAKAD Minta Kapolresta Blitar Serius Sikapi Maraknya Ilegal Mining 

MEGAPOLITANPOS.COM,  Blitar- Karena merasa prihatin dengan maraknya penambangan pasir, Ketua Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) Blitar Raya, pihaknya mengirimkan surat resmi tertanggal 30 Juni 2021 kepada Kapolresta Blitar.

Ketua HIPAKAT Blitar Raya Soegeng Junianto. Jum’at, (02/07/21) kepada wartawan saat jumpa pers di kantor HIPAKAD jalan Raya Garum no.41 mengatakan,selama ini penambangan yang diduga tidak mengantongi izin masih bebas melakakukan penambangan pasir di wilayah Kedawung Kecamatan Nglegok, pihaknya minta 7 titik penambangan yang diduga tidak mengantongi ijin dan menggunakan alat berat, terkait hal ini HIPAKAD minta agar Kapolres bertindak profesional modern dan terpercaya (Promoter).

“Bila pengaduan ini tidak dilakukan sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku oleh Kapolresta Blitar, maka pengaduan akan dilanjutkan ke pucuk pimpinan Polri,” tandas Soegeng.

Sesuai undang undang minerba bila didapati melanggar aturan, pelaku penambangan liar di wilayah hukum Polresta Blitar harus ditindak sesuai hukum yang berlaku.

“Sebelumnya kami sudah melakukan pemantauan dilapangan ada 7 titik semua menggunakan alat berat, semua harus diamankan oleh APH Polres Blitar Kota,” ucapnya.

Ditanya apakah ilegal mining disinyalir ada oknum dibelakang penambang, Soegeng menyakini bila semua itu sangat dimungkinkan ada oknum aparat yang bermain di belakang layar.

“Yang jelas HIPAKAT minta penertiban penambang liar, kita juga akan mengirimkan surat kepada Ketua DPD dan DPP,” imbuhnya.

Terkait surat pengaduan dari Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat Blitar Raya, Kapolres Blitar Kota Blitar AKBP Yudhi Hery Setiawan dihubungi tim media melalui pesan singkat WhatsApp, Kapolresta Blitar menjawab bahwa Polres Blitar Kota berkomitmen dalam melakukan penegakkan hukum.

“Sudah saya sampaikan degan jajaran untuk segera ditindaklanjuti,” kata Kapolres. (za/mp)

COMMENTS

Comments are closed.