Kerab Kebanjiran, Warga Ubud Village Ciledug Mengadu Ke DPRD Kota Tangerang

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang– Warga perumahan Ubud Village Ciledug kerap kali mengalami kebanjiran, beberapa orang perwakilan warga mendatangi dan mengadu ke DPRD kota Tangerang, Rabu (30/6/21).

Saat ditemui (30/06/2021), Budy Hary Kurnia selaku perwakilan warga perumahan ubud village mengaku sudah 10 tahun tinggal di Ubud Village dan sudah menjalani kewajiban membayar PBB namun merasa terbengkalai.

“Kami ingin kiranya pemkot segera mengambil alih serah terima antara Developer dengan Pemkot Tangerang. Karena kami merasa sudah terbengkalai, puncaknya pada Januari 2 tahun yang lalu. Infrastruktur yang tidak baik, turap kali hancur. Jadinya kami di landa kebanjiran,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, bahwa sudah ditindak lanjuti (1 tahun yang lalu) saat mengirim surat ke walikota.

“Ada tim (dari walikota Red.) yang sudah cek, tapi sampai dengan saat ini belum ada kabar berita yang menggembirakan,” tambahnya.

Sementara itu, Fauzan komisi III fraksi PAN yang memfasilitasi warga perumahan Ubud Village yang menuntut haknya sebagai penghuni perumahan Ubud Village, agar pihak Develover menyerahkan fasos dan fasum ke pemerintah, meteka berharap kepada pengembang Ubud Village yaitu Triniti Land untuk segera menuntaskan kewajiban-kewajibannya.

“Karena sudah 10 tahun warga di perumahan Ubud Village ini belum mendapatkan hak-hak sebagai warga masyarakat dan mereka juga saat ini bila hujan air sangat merendam fasilitas-fasilitas. Dan ini sangat merugikan,” katanya.

Selain itu, Kepala bidang Perumahan dan Pemukiman Dinas Perkim Kota Tangerang Surya yang turut hadir, menjelaskan fasos fasum harus diserah terimakan oleh pengembang kepada pemerintah kota Tangerang.

“Berdasarkan side plan itu sekitar 24.000 dalam progres itu terbagi menjadi 2. Yang 9.000 itu adalah jalan utama, dan 14.000 adalah sarana seperti jalanan di dalam komplek, saluran JPU dan sarana-sarana untuk ibadah dan yang mau diserahkan sementara itu adalah sarana yang ada di dalam kurang lebih 14.000,” tutupnya.

Seperti diketahui, untuk saat ini Ubud Village Ciledug dipegang oleh pihak PT. Trinity Land.(AL)