Posyandu Lansia Terapkan Pelayanan prolanis Untuk Menekan Resiko Tinggi Lansia

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar– Guna menekan resiko kematian para Lansia Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Kesehatan tetap mengoptimalkan program Prolanis (Program pengelolaan penyakit kronis), program ini yang dapat memfasilitasi pemeriksaan kesehatan rutin bagi para Lansia pengidap penyakit kronis, hingga memberikan home visit ke rumah oleh petugas kesehatan. Seperti yang dilaksanakan oleh UPT Puskesmas Kanigoro pada Senin (28/06/21) menggelar Posyandu Lansia bertempat di Balai Desa Tlogo yang di hadiri Lansia desa Tlogo, Karangsono, Gogodeso, Papungan sejumlah 49 orang.

Kepala UPT Puskemas Kanigoro dr.Endah Rositaningsih SE MM kepada wartawan mengatakan, Progam pengelolaan penyakit kronis ini telah bekerjasama dengan Prodia, dimana pelayanan bisa dilakukan 2 kali dalam setahun.

“Kami juga kerjasama dengan prodia, pelaksanaan 2 kali setahun. Untuk memeriksa laboratorium yang tidak ada di Pelayanan Kesehatan Masyarakat,”ungkapnya.

Program Prolanis merupakan program pengelolaan penyakit kronis bentukan BPJS Kesehatan,
Prolanis adalah program pengelolaan penyakit kronis yang menempati urutan teratas penyebab kematian terbanyak di Indonesia.

” Sehingga, proses penanganan penyakit tersebut perlu dilakukan dengan baik. Karena itulah Prolanis atau Program Pengelolaan Penyakit Kronis diciptakan,” ucapnya.

Dengan kerjasama yang baik antara peserta, BPJS Kesehatan, dan Fasilitas Kesehatan, program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para pengidap penyakti kronis seperti diabetes tipe 2 dan hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Tujuan Prolanis bagi masyarakat
Untuk mengetahui lebih jauh tentang program ini.

Mengutip panduan praktis Prolanis yang diterbitkan oleh BPJS Kesehatan, tujuan program ini adalah untuk mendorong peserta BPJS Kesehatan yang mengidap penyakit kronis agar memiliki kualitas hidup yang lebih baik.


Kualitas hidup ini bisa dilihat dari hasil pemeriksaan di fasilitas kesehatan pertama. Dengan adanya Prolanis, diharapkan setidaknya 75% pengidap penyakit kronis terutama diabetes tipe 2 dan hipertensi yang sudah diperiksa, memiliki kondisi kesehatan yang baik.

Dengan kondisi kesehatan yang terjaga, maka risiko terjadinya komplikasi pun bisa menurun. Harapannya melalui program ini dapat meningkatkan kwalitas hidup para pengidap penyakit kronis seperti DM ( diabetes) tipe 2 dan Hipertensi darah tinggi . (za/adv.kmf.mp)

COMMENTS

Leave a Comment