Sengketa Tanah Waris di kelurahan Kanigoro, 8 Ahli Waris Perang Argumen

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Satu keluarga 8 bersaudara terpaksa harus berselisih memperebutkan pembagian hak atas tanah waris peninggalan Mujahit (alm) sebanyak 3 bidang yang berlokasi di Kelurahan Kanigoro, 3 orang tergugat Anang Suprianto cs melawan Titik Sulastiningsih cs sebanyak 5 orang penggugat belum kelar, meski sudah ada surat putusan Pengadilan Agama Blitar nomor 2639 tertanggal 14 Desember 2020.

Pihak penggugat melalui kuasa hukumnya Agung Hadiono, SH dalam amar putusan menganggap bahwa putusan itu dianggap timpang dan belum memenuhi unsur rasa keadilan. Pada Kamis (17/06/21) lahan yang jadi perselihan terpaksa harus dilakukan pengukuran kembali sebelum dilakukan eksekusi oleh Pengadilan.

Jalannya eksekusi berlangsung alot karena sama sama mereka mempertahankan prinsipnya masing-masing, sehingga terpaksa melibatkan aparat keamanan, petugas dari Pengadilan Agama, dari ATR-BPN serta dari TNI.

Agung Hadiono, SH kuasa hukum penggugat kepada wartawan menyampaikan
dalam pembagian harta waris tersebut, harus mempertimbangkan azas manfaat dan azas keadilan yang semuanya tidak boleh dikesampingkan, dan masalah ini akan diserahkan sepenuhnya kepada pengadilan.

“untuk tindak lanjut eksekusi rill pengukuran objek sengketa obyek warisan pasangan Mujahid (alm) kepada ahli warisnya Titik Sulastiningsih, Lilik Sulastiningsih, Susmaning Sejati, Sutikno Harianto, Suharoini ( ahli waris penganti Suhardianto Anang Suprianto, Suryo Adiwiyanto ),” ujar Agung.

Sementara itu Anang Suprianto perwakilan tergugat mengatakan, kalau pihak tergugat kita ikuti putusan pengadilan yang sudah inkrah ini.

“Selebihnya kita serahkan ke Pengadilan lagi, jadi intinya Pengadilan untuk eksekusi tidak menyimpang dari putusan ini, saya tidak masalah, saya terima tapi kalau menyimpang dari putusan yang sudah inkrah ini, saya gak mau,” ungkapnya.(za/mp)

Leave a Comment