Tradisi Perayaan Peh Cun di Kota Tangerang Dengan Prokes Yang Ketat

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang– antusiasme masyarakat Kota Tangerang merayakan tradisi malam Peh Cun di vihara Mpe Phe Tjoen Karawaci,  Minggu malam (13/06/2021), dengan tetap menjalankan Protokol Kesehatan yang ketat.

Menurut Vanny selaku cucu dari pengurus Vihara Mpe Phe Tjoen mengatakan bahwa setiap kali malam perayaan Peh Cun dilakukan tradisi memandikan perahu Mpe.

“Jadi jam 12 malam kita mandikan perahu mpe. Itu kan perahunya diselimuti sama baju, dibuka semua untuk dimandikan. Jadi ritualnya seperti itu dalam setahun sekali kita,” ujarnya.

Ritual tradisi acara Peh Cun di Kota Tangerang

Selain itu, Anggota DPRD kota Tangerang fraksi PDIP Aguys setiawan yang turut hadir di lokasi perayaan Peh Cun mengatakan, bahwa perayaan Peh Cun sendiri identik dengan memakan bacang khususnya untuk masyarakat kota Tangerang.

“Sejarahnya dulu, waktu Mpe Phe Tjoen mendarat di sungai Cisadane ini, dilempar bacang. Jadi itu lah hari bacang, identik nya dengan makan bacang. Jadi semua banyak bacang,” kata Agus.

Agus juga menjelaskan, bahwa sudah dua kali tradisi Peh Cun dilaksanakan di tengah wabah covid-19.

“Kita tidak bisa merayakan semeriah sebelumnya, dulu 7 hari 7 malam kita mengundang seni musik, ada panggung, barongsai, UMKM untuk bisa bersama-sama berpartisipasi. Karena ini pandemi, ya kita harus ikuti aturan pemerintah, menjalankan protokol kesehatan, jadi harus dibatasi. Walaupun dibatasi, antusiasme masyarakat yang hadir merayakan malam peh cun sangat banyak, mereka datang secara bergantian,” jelasnya.

Sementara itu, Agus berharap bahwa wabah covid-19 cepat berlalu agar bisa merayakan tradisi peh cun seperti biasa.

“Semoga kita bisa merayakan bersama-sama di tahun depan. Supaya mpe Phe Tjoen bisa bahagia melihat generasi penerusnya, bisa terus membudayakan kebudayaan mpe Phe Tjoen ini. Dan pesan bagi yang tidak bisa hadir karena kondisi prokes minimal bisa mendoakan,” harapnya.

Seperti diketahui, perayaan peh cun jatuh pada hari senin, (14/06/2021).

Dari pantauan megapolitanpos.com di lokasi, para masyarakat yang hadir untuk merayakan malam peh cun diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. (AL)

Leave a Comment