Mr.X Yang Tewas Gantung Diri Belum Diketemukan Siapa Keluarganya

Ilustrasi

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Penemuan sosok mayat laki-laki korban gantung diri di area persawahan Kelurahan Plosokerep Kecamatan Sananwetan pada Selasa Petang kemarin sampai saat ini (09/10/20) belum ada satu orangpun yang datang ke Rs.Mardi Waluyo yang mengaku sebagai keluarganya .

Dari keterangan Kasubag humas Polresta Blitar Iptu Rochan kepada media ini mengatakan hingga hari Jum’at tanggal 09/10/20 pukul 08.00 pagi, pihaknya belum menerima laporan dari pihak rumah sakit Mardi Waluyo dan sekarang korban Mr.X ini masih berada di ruang kamar jenazah.

Sampai dengan sekarang kami belum mendapatkan informasi dari pihak rumaj sakit,” kata Kasubag Humas Polresta Blitar.

Kasubag Humas Polresta Ahmad Rochan ini lanjut menyampaikan, meskipun belum ada orang yang mengakui keberadaan korba sebagai anggauta keluarga, namun dari hasil unggahan disosmed, ada dari nitizen yang menyebut mengenali ciri ciri korban.

“Kami ada informasi nitizen yang menyebut pernah mengenali sosok dan ciri-ciri korban semasa hidupnya, namun kami akan terus mendalami kebenaran informasi itu,” ungkapnya.

Sementara seperti diberitakan media ini sebelumnya korban tewas diduga bunuh diri ini bermula dari warga sekitar saat mencari rumput sekitar jam 17.15, dilaporkan ditemukan orang meninggal dunia posisi gantung diri diarea persawahan didalam semak Rabu (07/10/20)sekira pukul 17.15 wib saksi berangkat melihat sebuah terpal warna orange berada ditengah semak-semak diarea melihat seseorang sedang duduk yang lehernya terikat oleh tali dadung.

Baca Juga :Geger Warga Kelurahan Plosokerep Temukan Mayat Gantung Diri Dan Uang 5 Juta Rupiah

Saksi pertama memberitahukan┬áH. Ma’rup penjual pupuk di sekitar lokasi kemudian bersama saksi lain Ilham Budi Prasetyo Satpam RSI Aminah lalu berdua melihat ke lokasi persawahan tersebut dan melihat ada seorang yg gantung diri dan kemudian penemuan tersebut dilaporkan ke Polsek Sanan Wetan.

Barang Bukti yang ditemukan dompet warna coklat dalam saku celana pendek berisi uang Rp 5.250.000, kunci sepeda motor, topi warna biru, celana panjang warna hitam, baju batik warna merah setrip putih hitam, kaos sinlet warna telur asin, tiket perjalan bus dari Lampung ke Blitar, sandal slop warna hitam, dan korek api bensol warna merah dan putih.

Hingga berita ini diturunkan petugas polresta Blitar masih diupayakan mencari identitas korban guna memastikan kepastian jatidiri korban dan kerjasama dengan polsek Sananwetan.(za)

Leave a Comment