MEGAPOLITANPOS.COM, Majalengka –Penetapan Hasil Dan Pemutakhiran Data Berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) Tahun 2021 di Desa Cidenok, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka telah selesai. Dilanjut dengan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus), Rabu. (09/06/2021).

Bertempat di Aula Kantor Desa Cidenok, dihadiri perangkat desa, BPD dan wakil kelompok Masyarakat Desa serta unsur lainnya. Dihadapan peserta musyawarah, Ketua BPD Cidenok, Sutara didampingi Kepala Desa Maman Suparman dan Pendamping Desa Kecamatan Sumberjaya Uju Juhara.

Sekertaris desa, Nano Supriatna selaku Ketua Tim Pokja Pemutakhiran Data SDGs Desa menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan

Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Cidenok, Maman Suparman menyampaikan rasa syukur atas telah selesainya pelaksanaan kegiatan pendataan SDGs.

“Alhamdulillah pelaksanaan kegiatan pendataan SDGs Desa Cidenok telah selesai, semoga kedepannya rencana pembangunan desa berjalan sesuai hasil pendataan SDGs Desa, sehingga diharapkan pembangunan desa lebih terarah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pokja Pemutahiran Data SDGs Desa Cidenok, Nano Supriatna menambahkan bahwa hasil dari survei dilapangkan. Untuk survei desa 1 (satu), survei RT sejumlah 12, survei Keluarga sejumlah 1079 dan survei Individu sejumlah 3385.

Sedangkan tentang teknisnya, Uju Juhara sebagai Pendamping desa Kecamatan Sumberjaya menjelaskan, tujuan dari Musdesus penetapan hasil pemutakhiran data SDGs Desa yakni, untuk memperoleh data yang valid, objektif, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, guna keberlangsungan pembangunan di desa.

“Data hasil dari survei SDGs Desa dapat dijadikan acuan dasar dalam penyusunan perencanaan pembangunan desa,” paparnya.

Menurutnya, pemutakhiran data berbasis SDGs Desa merupakan program yang dicanangkan oleh Kemendes PDTT sesuai dengan Permen PDTT Nomor 21 Tahun 2020.

“Program yang dicanangkan oleh Kemendes PDTT sesuai dengan Permen PDTT Nomor 21 Tahun 2020, tujuannya untuk mengimplementasikan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat berbasis data,” jelasnya.

Diakuinya bahwa pemutakhiran data telah berlangsung sejak 1 Maret 2021 dan berakhir pada 31 Mei 2021, Pemutakhiran data berbasis SDGs Desa ini merupakan pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) yang lebih detail dan lebih mikro.

“Dengan begitu, upaya ini dapat memberikan informasi lebih banyak dan sebagai proses perbaikan karena berisi data pada tingkat RT, keluarga, dan individu,” pungkasnya. ** (Git)