Sidang Paripurna, Arief : Realisasi Anggaran Covid-19 Sebesar Rp148,7 Milyar

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang– DPRD Kota Tangerang menggelar Rapat Paripurna,  dalam rangka penyampaian Jawaban Walikota atas pandangan umum fraksi terhadap 2 (dua) Raperda, bertempat di gedung DPRD Kota Tangerang, Senin (31/05/2021).

Saat pembukaan rapat Paripurna, ketua DPRD kota Tangerang Gatot Wibowo mengatakan 2 rancangan peraturan daerah yang dimaksud, yaitu yang pertama adalah Rancangan peraturan daerah tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020.

“Dan yang kedua rancangan Peraturan Daerah tentang perubahan keempat atas Peraturan Daerah nomor 7 tahun 2010 tentang pajak daerah,” katanya.

Sementara itu, walikota Tangerang Arief Wismansyah langsung menyampaikan atas pandangan Fraksi terhadap 2 rancangan daerah.

“Raperda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020. Berkaitan dengan penangganan covid-19 tahun 2020 dapat kami sampaikan bahwa pemerintah kota Tangerang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 241,5 milyar dengan realisasi sebesar 148,7 milyar,” ujarnya.

Pemberian Modal UMKM

Menurut Walikota anggaran tersebut dialokasikan kepada belanja tak terduga sebesar Rp170,1 milyar dan belanja langsung Melalui pelaksanaan program dan kegiatan sebesar Rp71,4 milyar. Adapun realisasi tersebut di alokasikan belanja penanggangan kesehatan sebesar Rp98,9 milyar. Belanja penyediaan jaring Pengaman sosial sebesar Rp9 milyar, belanja pengamanan dampak ekonomi sebesar Rp40,7 milyar yang antara lain dalam kegiatan Tangerang Bisa.

“yaitu berupa pemberian modal usaha bagi UMKM pemula sebesar Rp500ribu Per UMKM yang disalurkan kepada 7.525 UMKM. Pemberian modal usaha pada UMKM sebesar 1juta per UMKM yang disalurkan kepada 14.039 UMKM,” ujarnya.

Jaring Pengaman Sosial

Lebih lanjut Arief mengatakan, penyedia jaringan pengaman sosial diperuntukan untuk terdampak covid-19 yang disalurkan selama 3 bulan dengan bantuan Rp600 ribu per 1 kartu keluarga (3 bulan).

“Yaitu tahap Pertama bulan Agustus sebanyak 2.525 KK (Rp 1,5 milyar), tahap kedua bulan september sebanyak 2.478 KK (Rp 1,4 milyar), tahap ketiga bulan november Sebanyak 2.742 KK (Rp 1,6 milyar). Bantuan Sosial pengadaan pangan beras yang disalurkan melalui 1.014 RW sebesar 15, 8 milyar,” lanjutnya.

Selain itu, Berkaitan dengan Penerimaan hasil semua rangkaian daerah yang dipisahkan berasal dari cost bagian wabah Atas penyertaan modal, Investasi kepada BUMD sebesar Rp14 milyar.

Arief menyampaikan, bahwa pemerintah kota Tangerang terus melakukan pembinaan dalam rangka optimalisasi peran dan peningkatan kinerja dalam BUMD baik dalam pelayanan publik maupun kontribusi terhadap pendapatan asli daerah yang berdampak pada peningkatan ekonomi daerah.

“Adapun langkah-langkah strategis yang telah dilaksanakan dalam rangka optimalisasi Peran dalam peningkatan kerja BUMD antara lain, melakukan evaluasi kinerja BUMD secara periodik, mematakan bisnis BUMD dengan dikaji secara akademis, mengembangkan potensi usaha BUMD, menekan biaya operasional, memastikan capaian akurasi bisnis BUMD, perekrutan ASN BUMD berdasarkan kompetensi,” tutup Arief.(AL)

Leave a Comment