Fraksi PSI Jakarta Gandeng Masyarakat Garap Usulan Perda 2021

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk memberi masukan terkait Peraturan Daerah (Perda) apa yang akan diusulkan dan diperjuangkan Fraksi PSI di tahun 2021.

Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD dari Fraksi PSI Anthony Winza Probowo mengatakan partisipasi publik penting untuk menentukan arah kebijakan di DKI Jakarta. “Sebagai wakil rakyat, kami harus aktif menggalang komunikasi dengan masyarakat. Publik harus diajak berpartisipasi dari sejak awal usulan dibuat,” ujarnya.

Dilakukan secara virtual, sesi Ngobrol Bareng Aleg (Ngobral) bertajuk ‘Jaring Usulan Perda 2021’ ini merupakan forum terbuka yang diinisiasi Fraksi PSI. Selain masyarakat umum, forum ini turut mengundang elemen masyarakat yakni Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Jaringan Advokasi Perda Banhum dan Komunitas Karya Tuna Netra (Kartunet). “Kami selalu terbuka terkait usulan dan kritik terhadap kerja kami dan berkomitmen selalu melaporkan hasil kerja kami di DPRD. Ini saatnya anggota legislatif yang membuka diri kepada masyarakat,” tambah Anthony.

Di tahun 2020, dari total 30 Rancangan Perda (Raperda) yang diusulkan DPRD serta Pemprov DKI Jakarta, hingga sekarang baru 4 Raperda yang disahkan. “Itupun termasuk perda rutin Perda APBD 2020 dan P2APBD 2019. 5 Raperda masih dalam proses pembahasan, sedangkan 21 Raperda belum dibahas sama sekali,” kata dia.

Anggota Bapemperda dari PSI lainnya, Viani Limardi menambahkan tahun 2020 Fraksi PSI mengusulkan 3 (tiga) raperda untuk yakni raperda Kawasan Tanpa Rokok, raperda Lembaga Musyawarah Kelurahan, dan raperda Bantuan Hukum. Dua raperda kecuali raperda bantuan hukum berhasil masuk propemperda 2020, tetapi untuk raperda bantuan hukum tidak dimuat. “Usulan kami pada tahun 2020 sangat terbatas karena 2 bulan setelah pelantikan kami menjadi anggota DPRD, kami sudah diminta untuk mengumpulkan usulan,” jelasnya.

Fraksi PSI pun berkomitmen untuk memperjuangkan kembali perda yang kami usulkan pada tahun 2020 ini serta menjaring lebih banyak lagi usulan tentang raperda-raperda apa saja yang penting untuk diperjuangkan. “Forum Jaring Usulan Perda 2021 ini akan terus kami adakan secara berkala, kami ingin masyarakat turut terlibat dari sejak awal usulan Perda dilakukan,” kata Viani.(Rilis PSI/Redaksi)