MEGAPOLITAN POS.COM: Menteri BUMN Erick Thohir mengajak Anies Baswedan, Bangun Wisata Kota Tua dan Sunda Kelapa. Lembaga Kajian Strategi Jakarta (LKSJ) Amos Hutauruk, angkat topi langkah yang diambil Pak Menteri tersebut. Sebuah Strategi, menghidupkan kembali Gairah wisatawan Lokal maupun Mancanegara, untuk datang kembali ke Kota Tua, bercengkrama bersama keluarga seperti dahulu kala.

Menurut Erick, fasilitas pelayanan  pariwisata bagi turis domestik di Indonesia belum maksimal. Padahal, 78% okupansi atau jumlah kunjungan di kawasan wisata berasal dari turis lokal. Menteri BUMN, Erick Thohir menyebut, pembangunan fasilitas bagi turis lokal penting untuk mendorong proses pemulihan sektor pariwisata di Tanah Air. Karena itu, pengembangan infrastruktur seyogya terus dilakukan.

Hasil resume ekonom LKSJ, melihat Investasi di Jakarta masih sangat seksi untuk digeluti para pembisnis, wirausaha Penanaman Modal Dalam Negri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA). Investasi di sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran, Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi, serta Pariwisata pastinya sangat prospektif untuk digeluti, terang amos.

LKSJ akan selalu mengingatkan Gubernur Anies Baswedan, untuk mengendors anak buahnya menjaga peluang-peluang bisnis investasi di Ibu Kota Jakarta tetap terpelihara dengan baik. Serta terus melakukan promosi sosialisasi perizinan dan nonperizinan, juga instrumen-instrumen lainnya yang membuat investor tertarik untuk berinvestasi.

Menteri Investasi
Bahlil Lahadalia yang baru saja dilantik Pak Jokowi mengatakan. Kolaborasi antara pengusaha kecil dan besar akan mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi. Dalam undang-undang Cipta Kerja juga telah disebutkan bahwa pengusaha besar wajib bermitra dengan pengusaha daerah bila ingin memperoleh insentif. Dengan kerja sama pengusaha yang mencakup skala besar dan kecil, Bahlil menyatakan pemerataan ekonomi bisa berjalan.

Perintah Presiden Pak Jokowi terhadap Menteri Bahlil Lahadalia pastinya akan diterapkan segera. Menurut amos sebaiknya Pak Anies segera berkordinasi, menangkap peluang apa saja yang dapat segera di esekusi. Karena sudah dipastikan saat ini bukan hanya Jakarta yang butuh suntikan dana Investasi, untuk pertumbuhan ekonomi warganya. Pasti banyak juga wilayah provinsi lainnya yang sudah melobi sang menteri, untuk dapat memberikan perhatian, tegas amos.